Jembatan Baru Mipidan: Antara Untung dan Rugi
Pembangunan sebuah jalan, sedikit banyak akan membawa harapan akan keterbukaan akses masyarakat ke daerah luar. Keterbukaan akses diyakini mampu merubah kondisi perekonomian warga sekitar. Seperti pembangunan Jalan dan Jembatan Mipidan yang telah membuat warga Gulon selatan yang semula terisolir menjadi lebih terbuka. Warga merasa diuntungkan dengan [...]
Read Full Post »
Posted in sastra on Sep 12th, 2008 No Comments »
Unwanted
Ak ingin pulang dalam pelukmu
Meski tlah lama kau merapat pada dinding, nempel kaya cicak.
Kubersiul, upaya sadarkanmu untuk melepaskan telapak tangan
yang sedari tadi mengetat, acuhkan aku.
Ak ingin pulang dalam hangatmu, di luar hujan melunturkan pasir di halaman
Pintu kau tutup sudah sedari petang, ak kedinginan.
Mari, cobalah liat ke jendela, ak meringkuk memeluk lutut
Rokku basah, rambutku lepek [...]
Read Full Post »
Tentang Esok
Oleh: Anita Widya
Aku menganggap bahwa esok adalah segenggam harap yang aku yakin pasti akan datang. Dan penuhi janjinya padaku. Pasti. Manusia sepertiku hanya mampu berpikir urusan apa yang bisa kuselesaikan esok, atau lusa, atau minggu depan. Tanpa sedikitpun merasa bahwa ada kemungkinan, entah berapa persen, bahwa bisa saja hari esok yang [...]
Read Full Post »
Kamis malem..280808
Hari ini seru banget deh..pertama kali diajakin acara ‘nyadran’..
Ya kayak syukuran sebelum puasa gt.
Ada banyak makanan dan kita rebutan. Ada buah, nasi, telor asin, daging ayam…
Wah, pokonya hari ini kenyang banget..
Banyak ketawanya daripada mikirnya..hahaha
Barusan ak makan lagi, beli nasi hik ma tempe bacem.
Ga tau kenapa rasanya tetep enak. Dan ak bersyukur banget atas [...]
Read Full Post »
Posted in sastra on Sep 11th, 2008 No Comments »
Janji Rinjani
Pagi ini, entah bagaimana aku sudah mendapati diriku sedang duduk di salah satu bangku peron stasiun. Yang kuingat hanyalah isi sms dari adik semata wayangku, Randu.
“Mba, kapan pulang ke Blitar? Randu kangen, cepat pulang ya Mba.”
Aku tertegun ketika membacanya tadi malam. Aku ragu, haruskah aku pulang hanya karena Randu sedang [...]
Read Full Post »
ak mulai menghilang dan tenggelam dalam apa yang disebut orang dengan ego.segala rupa bencana tak kuduga berpangkal dari ego. siluman kecil yang hanya ngintip-ngintip, tapi ledakkan kepalaku juga.tak kupungkiri, jiwa mulai bertambah keropos seiring dengan kepincangan hati. ak tidak merasakan apa2 kecuali hilang. nyungsep entah kemana. satu2nya rumah singgah telah bobrok, meski musim penghujan masih [...]
Read Full Post »